
+ last lesson +
Materi Pengantar Akuntasi
Probabilita
Etika & Etiket
Pengertian Statistika
+ stupid formula +
September 2006
+ support us! +
+ Badboy & Octav Diary
+ schedules +
1st Semester - 2006/2007
+ talk +
+ credits +
+ dY`
script type="text/javascript" src="http://embed.technorati.com/embed/2tj3cn46en.js">
+ Badboy & Octav Wedding Scrapbooks Gallery
+ Badboy & Octav Lyrics
+ Octav's Log Book
+ Octav's Clinic
+ Badboy's Private Forum
+ Forumgaul
+ Our Campus
+ FEUI
+ Brainbench
+ My Transcript @Brainbench
+ Kamus Basa Sunda
+ Chit Chat 'thru YM
+ Pengantar Akuntansi (3 SKS)
+ Pengantar Bisnis & Management (3 SKS)
+ Pengantar Metode Kuantitatif (3 SKS)
+ Pengantar Teori Ekonomi (3 SKS)
+ Tanggung Jawab Sosial & Etika Bisnis (3 SKS)
+ Assistensi Pengantar Akuntansi (3 SKS)
+ Assistensi Pengantar Metode Kuantitatif (2 SKS)

+ Blogskins.com
+ My Blogskin
+ Deviant Art
+ Imageshack
Monday, September 25, 2006
Materi Pengantar Akuntasi
Download: CLICK HERE
File: Accounting 6th Edition.zip (3.23 MB)
Description: Pengantar Akuntansi - Accounting, Hongren 6th Edition
Badboy-Octav
@ ![]()
![]()

Friday, September 22, 2006
Probabilita
Probabilitas adalah ukuran tentang kemungkinan suatu peristiwa akan terjadi pada masa mendatang.
Pendekatan Probabilitas:
Konsep Dasar Probabilita:
I. Percobaan (Experiment) :
contoh :
II. Hasil percobaan (out come) :
Adalah kemungkinan-kemungkinan yang dihasilkan dari suatu percobaan.
contoh :
Bagaimana hasil dari pelemparan 2 dadu ?
III. Peristiwa (Event) :
Kumpulan dari satu atau lebih hasil (out come).
contoh dari pelemparan 2 coin :
Sebutkan hasil-hasil yang merupakan peristiwa jumlah dua dadu = 5 dari percobaan pelemparan 2 dadu ?
IV. Ruang Sampel (Sample Space) :
Adalah kumpulan seluruh hasil dari sebuah percobaan.
contoh :
V. Probabilitas suatu Peristiwa
Adalah ratio antara jumlah hasil dari suatu peristiwa dengan jumlah seluruh hasil (ruang sampel)
n (A)
P (A) = -----------------------
N (ruang sampel)
Contoh : pada pelemparan 2 coin
Probabilitas peristiwa munculnya 2 muka sama adalah 2/4 = 0,5
Probabilitas peristiwa tidak ada muka G yang muncul adalah ¼ = 0,25
Hukum Probabilitas
1. Nilai Probabilitas suatu peristiwa A : 0 < P(A) < 1
2. Prob Complementer : P(A) + P(A) = 1
Prob (Wanita) + Prob (bukan wanita) = 1
Hukum Penjumlahan
1. Jika A dan B merupakan peristiwa saling lepas (mutually exclusive) , maka: P(A U B) = P(A) + P(B) A B
contoh : A = Jual B = Beli
2 Jika A dan B merupakan peristiwa yang tidak saling lepas (ada peristiwa bersama atau Joint Event)
A AB B
P (A U B) = P(A) + P(B) – P (A ∩ B)
Contoh : A = mhs putri B = mhs penerima beasiswa
3. Peristiwa Bersama
P(A U B U C) = P(A)+P(B)+P(C)-P(A∩C)-P(C ∩ B)-P(A ∩B)+ P(A ∩ B ∩ C)
Hukum Perkalian
1. Probabilitas Peristiwa Bebas (Independent Probability)
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)
Contoh :
Pada pelemparan 2 kali sebuah dadu :
Berapa Probabilitas munculnya muka 6 pada lemparan I dan ke II ?
A = peristiwa munculnya muka 6 pada lemparan I
B = peristiwa munculnya muka 6 pada lemparan II
2. Probabilitas Peristiwa Bersyarat (Conditional Probability)
P(A ∩ B) = P(A) x P(B/A) = P(A/B) x P(B)
A/B = peristiwa A terjadi dengan syarat peristiwa B terjadi lebih dulu
Contoh :
Pada permainan kartu remi (without replacement)
Berapa probabilita kartu As muncul pada pengambilan I dan II
A = peristiwa munculnya kartu As pada pengambilan I
B = peristiwa munculnya kartu As pada pengambilan II
P(A ∩ B) = P(A) x P(B/A) = 4/52 x 3/51 = 0,0045
P(A ∩ B) = 1/6 x 1/6 = 1/36
Badboy-Octav
@ ![]()
![]()

Wednesday, September 20, 2006
Etika & Etiket
Etika
Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak. Tindakan manusia ini ditentukan oleh bermacam-macam norma.
Norma ini masih dibagi lagi menjadi norma hukum, norma moral, norma agama dan norma sopan santun. Norma hukum berasal dari hukum dan perundang-undangan,norma agama berasal dari agama sedangkan norma moral berasal dari suara batin. Norma sopan santun berasal dari kehidupan sehari-hari sedangkan norma moral berasal dari etika.
Etika dan etiket
Etika berarti moral sedangkan etiket berarti sopan santun. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai ethics dan etiquette.
Antara etika dengan etiket terdapat persamaan yaitu:
Adapun perbedaan antara etika dengan etiket ialah:
Etiket hanya berlaku untuk pergaulan. Bila tidak ada orang lain atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misalnya etiket tentang cara makan. Makan sambil menaruh kaki di atas meja dianggap melanggar etiket dila dilakukan bersama-sama orang lain. Bila dilakukan sendiri maka hal tersebut tidak melanggar etiket. Etika selalu berlaku walaupun tidak ada orang lain. Barang yang dipinjam harus dikembalikan walaupun pemiliknya sudah lupa.
Badboy-Octav
@ ![]()
![]()

Wednesday, September 13, 2006
Pengertian Statistika
Statistik dan Statistika
Statistik dan Statistika merupakan dua hal yang berbeda.
Statistik mempunyai beberapa pengertian :
Statistika adalah pengetahuan yang berkaitan dengan metode, teknik atau cara untuk mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan atau menginterpretasikan data.
Dengan kata lain Statistika berarti teknik, metode atau cara agar suatu data yang semula belum bermakna menjadi bermakna.
Jenis-jenis Statistika :
Data
Syarat data yang baik :
Jenis-jenis Data
Menurut Sifatnya :
1. Data Kualitatif : bukan dalam bentuk angka
Contoh : bagus, cantik, meningkat
2. Data Kuantitatif : data dalam bentuk angka
> Diskret :
contoh : Pak Budi mempunyai 3 mobil
Bu Indah mempunyai 2 anak
> Kontinu :
cotoh : Tinggi badan Budi 175,5 cm
Berat badan Bombom 123,8 kg
Menurut sumbernya :
Menurut waktu pengumpulannya :
Skala Pengukuran
Adalah alat untuk memahami karakteristik data suatu variabel
Populasi dan Sampel
Populasi adalah suatu keseluruhan pengamatan atau obyek yang menjadi perhatian.
Sampel adalah bagian data dari populasi yang terkumpul untuk diolah lebih lanjut.
Contoh :
Populasi : kumpulan mahasiswa D3 FEUI
Sampel : 50 orang mahasiswa D3 FEUI yang akan dicatat datanya.
Peranan Statistika
Dalam bidang Ekonomi :
Produksi : menetapkan standar mutu dan pengawasan mutu, pengawasasn terhadap efisiensi kerja, pengujian terhadap metode baru
Akuntansi : penyesuaian yang berkaitan dengan perubahan harga, hubungan antara biaya dengan produksi
Pemasaran : penelitian mengenai preferensi konsumen, penaksiran potensi pasaran bagi produk baru, penelitian mengenai potensi pasar di daerah baru, penetapan harga
Distribusi Frekuensi
Bertujuan untuk mengatur data mentah (data yang belum dikelompokkan) menjadi data yang tertata rapi dan informative.
Caranya adalah dengan mengelompokkan data berdasarkan kemiripan ciri.
Data Mentah (Belum dikelompokkan)
Nilai Ujian Statistika 50 Mahasiswa FEUI
55 48 22 49 78 59 27 41 68 54 34 80 68 42 73 51 76 45 32 53 66 32 64 47 76 58 75 60 35 57 73 38 30 44 54 57 72 67 51 86 25 37 69 71 52 25 47 63 59 64
Data yang telah durut
22 25 25 27 30 32 32 34 35 37 38 41 42 44 45 47 47 48 49 51 51 52 53 54 54 55 57 57 58 59 59 60 63 64 64 66 67 68 68 69 71 72 73 75 75 76 76 78 80 86
Steam and Leaf, Nilai Ujian Statistika 50 mahasiswa FEUI :
--tabel--
Misalkan Untuk Kelas ke 4, maka :
Batas Kelas : 50 – 59
Batas Bawah = 50
Batas Atas = 59
Tepi Batas Bawah = 49,5
Tepi Batas Atas = 59,5
Nilai Tengah = (BB + BA)/2 = (50 + 59)/2 = 54,5
Interval kelas = (TBA – TBB) = 59,5 - 49,5 = 10
Interval pada setiap kelas tidak harus sama.
Banyaknya kelas tergantung pada banyaknya kelompok yang memiliki ciri yang sama, tujuan utamanya adalah agar Distribusi Frekuensi yang dihasilkan menjadi informatif.
Badboy-Octav
@ ![]()
![]()
